4 Jenis Fitting yang Digunakan Pada Tukang Pipa

4 Jenis Fitting yang Digunakan Pada Tukang Pipa

 

Dalam saja pekerjaan tukang pipa dikenal istilah fitting sebagai salah bagian yang digunakan untuk menyambung bagian pipa satu dengan pipa lainnya. Peran sambungan tentunya cukup penting dalam sistem instalasi sebab sambungan jadi komponen yang berfungsi untuk mengubah, mengecilkan, memperbesar dan menyebarkan saluran dari air. Adapun jenis fitting atau sambungan pipa pada jasa service sebagai berikut:

  1. Fitting Elbow

Sambungan fitting pertama pada pipa adalah elbow sebagai salah satu komponen yang memiliki fungsi untuk memberi ruang belok pada aliran air. Elbow sendiri juga terbagi menjadi dua jenis yaitu bentuk 45 derajat dan ukuran 90 derajat. Sedangkan tipenya ada tipe long radius atau panjang dan short radius atau pendek. Diameter pada masukan maupun keluaran dari fitting jenis elbow pun harus memiliki ukuran yang sama.

  1. Fitting Tee

Jenis sambungan yang kedua adalah fitting Tee sebagai salah sambungan yang memiliki peran membagi aliran dari air menjadi beberapa cabang. Fungsi semacam ini sering kali dikenal dengan istilah koneksi fitting.

Biasanya pada cabang sambungan pipa ini ukurannya sama tau nyaris sama dengan ukuran dari pipa utamanya. Bagian yang menyambungkan pipa utama dengan fiting tee disebut dengan straight tee. Ternyata ada ukuran lain juga yang kerap digunakan oleh jasa tukang pipa untuk jenis yang kedua ini yaitu reducting tee.

Tee sendiri memiliki bentuk yang sangat mirip dengan bentuk dari huruf T, jadi tidak heran lagi jika namanya tee sesuai dengan bentuk yang diusung. Dari sini maka bisa dianalogikan jika tee fiting adalah sebuah pertigaan yang memiliki sudut berukuran 90 derajat. Sebenarnya ada juga yang bentuknya tidak tegak lurus dan sama seperti ukuran sudut 45 derajat dan kerap dikenal dengan mana lateral tee.

  1. Fitting Reducer

Sesuai dengan nama yang diusung, fitting ketiga yang sering digunakan jasa tukang pipa. Fungsinya sendiri adalah sebagai sambungan yang digunakan untuk mengurangi aliran jenis fluida. Masih asing yang sedang nama aliran tersebut? Ya Fluida merupakan aliran mengurangi ukuran pipa.

Jadi bisa dibayangkan jika ukuran pipa semakin kecil maka alirannya pun ikut mengecil. Bisa diartikan juga begini, jenis fitting yang ketiga berperan untuk menyambungkan antara pipa berdiameter besar dengan pipa yang diameternya kurang dari itu.

  1. Fitting Stub-in

Fitting stub-in adalah jenis fitting terakhir yang bisa Anda temukan pada tukang service fungsinya sendiri hampir mirip dengan jenis yang kedua yaitu untuk membagi aliran dari air jadi beberapa cabang. Jika tee terpisah dari pipa utama maka fitting stub in langsung terpasang dengan pipa utamanya.

Itu dia tadi beberapa jenis fitting yang kerap ditemukan pada pemasangan pipa oleh jasa tukang pipa. Anda memang perlu mengenal dan mempelajari beberapa jenis sambungan pada pipa sebab nantinya komponen ini akan digunakan secara permanen pada semua bagian pipa rumah.