Komik & Infografik Jadi Lahan Bisnis Baru

JAKARTA – Infografik dan komik dinilai sebagai media yang paling moncer saat ini sebagai lahan bisnis baru. Dua media tersebut menjadi pilihan terbaik setelah melihat kecenderungan masyarakat yang kian berubah.

VP Creative GetCraft Syarief Hidayatullah mengemukakan munculnya pilihan untuk ruang promosi dan berkreasi baru berupa komik dan infografik lantaran banyak pihak mulai bosan dengan bentuk lama seperti blog atau media lain termasuk melalui Instagram baik video maupun story. Fenomena ini terjadi sejak 2017.

“Klien biasanya tidak mau begitu-begitu saja. Mulai 2017 ada dua tipe konten yang jadi bahan diskusi saat proses kreatif yakni infografik kemudian komik,” kata Syarief saat membuka diskusi GetCraft bertema Comic Business Nowadays di SAE Indonesia, Jakarta, Selasa (31/7/2018) malam.

Saat itu dirinya mengaku terkejut setelah mengetahui adanya demand untuk kedua media ini termasuk perihal promosi bisnis. Bahkan kini kreator komik Indonesia mulai menjamur dan mewarnai aplikasi penyedia baca komik romance baik gratis maupun berbayar.

Katerine Yan, Project Manager aplikasi komik berbayar Comico di Indonesia, mengatakan gairah terhadap komik mulai terasa sejak beberapa tahun lalu di Indonesia. Kehadiran komik dinilai menjadi jawaban untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.

Menurutnya, selama ini minat baca masyarakat Indonesia masih lemah. Belakangan mulai diketahui komik menjadi alternatif pengganti bacaan. Gambar berwarna dan bacaan yang tidak terlalu banyak menjadi jawaban untuk mendongkrak minat baca masyatakat secara perlahan.

“Selain cerita hiburan, kami juga bisa selipkan pembelajaran dan pesan moral,” kata Katerine.

Meningkatnya geliat pembaca komik menuturnya didorong oleh akses menikmati baca komik online cenderung lebih mudah. Adanya aplikasi komik yang diakses menggunakan gadget membuat pencinta komik semakin betah membaca.

Kondisi ini juga mulai menumbuhkan semangat masyarakat untuk membaca dan mengapresiasi karya seni yang dibuat oleh kreator komik. Tidak hanya lewat aplikasi, penikmat dsn pecinta komik juga dapat melihat karya komik.

“Ada juga yang sudah bisa akses gratis namun tetap ada pula yang mau membeli lagi edisi cetaknya,” tuturnya.