Wow !!! Viral Jenazah Dibawa Pakai Motor

Viral Jenazah Dibawa Pakai Motor, Ini Kata Menteri Idrus

Menteri Sosial Idrus Marham prihatin atas momen jenazah yang dibawa memakai motor di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Ahad kemarin. Dia mengaku telah menemukan solusi yang akan seketika ditindaklanjuti atas arahan Presiden.

“Salah satu situasi sulit bangsa di antaranya yaitu situasi sulit terisolasi,” ujar Idrus, Selasa, 6 Maret 2018. “Presiden telah memberikan satu pemikiran dan instruksi mengambil langkah supaya tak ada lagi kabupaten kota terisolasi.”

Idrus mengaku tak berkeinginan lagi ada momen jenazah yang dibawa dengan sepeda motor di Provinsi Sulawesi Tengah itu. Dia mengatakan situasi sulit utama yang terjadi di sana kecuali minimnya bantuan sosial yaitu pada komunikasi.

“Jadi yang terisolasi sepatutnya dipastikan ada komunikasi,” ujar Idrus. “Sebab sekiranya masih terisolasi maka membawa akibat pada bermacam-macam kehidupan.”

Sebelumnya, warganet dihebohkan dengan video empat member Bhabinkamtibmas membawa jenazah seorang warga di kawasan terpencil di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Ahad kemarin.

Keempat member polisi itu yaitu Bripka Moh. Rizal, Bripka I Nyoman Suyasa, Brigadir Yani Soelo, dan Briptu Ahmad Dedi Utomo. Video mereka membopong jenazah dengan sepeda motor diabadikan dan disebar di media sosial, perlu banget keranda jenazah.

Yakni jenazah Niana, 21 tahun, yang dibawa dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat di Dombu menuju rumah duka di Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi. Jenazah Niana terpaksa diangkut gunakan motor karena tak ada kendaraan beroda empat ambulans.

Ini yaitu kesekian kalinya momen jenazah (jualkerandaambulance.com) dibawa memakai motor dari rumah sakit ke rumah duka di Kabupaten Sigi. Sebelumnya, telah ada kasus serupa.

Duta Besar Tiongkok untuk Thailand Lu Jian menyambut jenazah terakhir dalam insiden tenggelamnya kapal dengan pihak Thailand di dermaga Phuket kemarin (15/07), dan mempersembahkan perhatian terhadap pekerja dan relawan yang ambil bagian dalam pertolongan.

Kepala Tim Kerja Pemerintah Tiongkok, pejabat dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok Chen Xiongfeng dan pejabat-pejabat lain dari Tiongkok dan Thailand mengikuti acara tersebut.

Duta Besar Lu Jian mengatakan, insiden ini menarikkan perhatian warga Tiongkok, dan diamati juga rakyat Thailand. Sesudah terjadinya insiden ini, pemimpin kedua negara mementingkannya dan memberi instruksi supaya sedapat mungkin mencari dan membantu korban, dan mengerjakan penanganan yang baik.

Tim kerja kedua negara sekuat tenaga mengerjakan motivasi instruksi pemimpin kedua negara, mendirikan mekanisme koordinasi yang erat, memakai segala tenaga dan sumber yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang penanganan akan insiden tersebut menempuh kemajuan penting.

Gubernur Phuket Norrapat Plodthong terima kasih akan dukungan Tiongkok dan koordinasi dan bantuan regu pertolongan Tiongkok serta bermacam-macam tenaga pertolongan. Norrapat Plodthong bertukar pula anggapan dengan Lu Jian mengenai kemajuan penelusuran insiden ini, rancangan dan perbuatan keamanan pariwisata Thailand, dan menyuarakan Thailand menyambut baik pakar teknis Tiongkok untuk mengikuti penelusuran, akan menjamin pelaksanaan penelusuran tebuka dan transparan, bersedia meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok di bidang keamanan pariwisata, secara sungguh-sungguh mendengarkan opini dan usulan Tiongkok.